Daisypath Anniversary tickers
Lilypie Maternity tickers

Tuesday, December 8, 2009

Tidak ada kata indah selain Hamdallah....




"Alhamdulillah Ya Rabb..."

Kalimat itu belakangan makin sering terucap seiring dengan sekian banyaknya kemudahan yang kami berdua terima dalam proses ini..
Kami hanya berharap barokah atas pernikahan kami kelak, bukan kemegahan serta kerepotan dalam 'satu hari untuk seumur hidup' kami...
Pun itu ada hanya suguhan kecil dari kami untuk berbagi kebahagian itu...

Yah, kami hanya mencari kebarokahan dalam pernikahan ini,
Dan kami memilih menikah sebagai cara untuk berapresiasi atas rasa ini,
Kami menikah karena ini adalah ibadah yang nilainya separuh Dien,
Kami menikah karena ini adalah sebuah ke-halal-an bagi kami...


Mohon Doa Restunya untuk kami berdua yaa...

::KlikLisa.Com::

Monday, October 26, 2009

Payung Ungu


Setelah di klaim sama si Mas bahwa payung kesayangku sebelumnya itu “Norak” karena dia berwarna Orange, aku memutuskan buat ganti payung baru dengan warna yang lebih girly suatu saat nanti :D

Emang jodoh itu gak kemana kok. Pas nemenin Ninin [She just like my Sista’…] ke supermarket Hero, mata tertuju pada sebuah payung yang cantik-cantik banget.. Ada Pink, Biru, Ungu. Cute & Nice!!

Aku pikir, inilah saat yang tepat buat melengserkan si Orange yang udah agak udzur itu. Warnanya yang cantik, juga ukurannya yang bisa dibuat kecil sehingga memungkinkan buat disimpan dalam tas. Akhirnya pilihan jatuh kepada si Ungu… Panggil dia Ungu, Si Payung Mungil :D

Kebahagian tak hanya berhenti sampai pertemuan ku dengan Si Ungu, Ninin memberikannya gratis buat aku… Hooooray!!! Thanks Yaa Nin…

Payung ini rencananya mau dipakai dikantor buat jalan ke belakang [mushola dan ruang makan], karena emang agak ‘lumayan’jaraknya dari ruang kerjaku yang terletak dibaris depan. For a simple reason using umbrella, biar gak item :D

Mungkin juga buat cari nafkah tambahan, Ojek Payung Cantik :D

Dan ternyata Mas Firdan (Singo Edan sing Ompong) juga jatuh cinta buanget sama si Ungu...


Saturday, October 3, 2009

Lelaki Idaman

Mata ini selalu berkaca-kaca tiap kali membaca sebuah email dari kawan lama dibawah ini...

Saya rasa seperti Sebuah kerinduan,

Kerinduan akan hadirnya kawan lama saya dan,

rindu akan lelaki idaman itu...

Semoga Allah mempertemukan aku dengan sosok yang tepat dan pada waktu yang tepat pula, amiin


"Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Lelaki idaman, yaitu lelaki yang ada di hati seorang wanita, namun si wanita

tidak mungkin mendapatkannya ( di dunia ), karena dia sudah mempunyai isteri dan anak ... namun

dia berusaha menjadi seorang Muslimah yang diridhoi dan dicintai ALLAH SWT dan dianya berdo’a:

”Yaa ALLAH ... Aziizur Rahman ( Maha Perkasa dan Maha Penyayang ) jodohkanlah aku dengan

lelaki idamanku di Surga-Mu nanti dalam keadaan yang lebih baik dari sekarang ....Ammiin”

sebab wanita itu hatinya lebih halus daripada laki-laki.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh"

***

Lelaki idaman adalah lelaki yang beriman. Yang hatinya dibalut rasa takwa pada Allah. Yang jiwanya penuh penghayatan terhadap Islam. Yang senantiasa haus dengan ilmu. Yang senantiasa dahaga akan pahala. Yang sholatnya adalah maruah dirinya. Yang tidak pernah takut berkata benar. Yang tidak gentar melawan nafsu.

Lelaki idaman adalah lelaki yang menjaga tutur katanya. Yang tidak bermegah dengan ilmu yang dimilikinya. Yang tidak bermegah dengan harta dunia yang dicarinya. Yang senantiasa berbuat kebajikan karena sifatnya yang penyayang. Yang mempunyai banyak kawan dan tidak mempunyai banyak musuh. Yang kehadirannya selalu dirindukan karena kebijaksanaannya.

Lelaki idaman adalah lelaki yang menghormati ibunya. Yang senantiasa berbakti kepada orangtua dan keluarga. Yang bakal menjaga kerukunan rumah tangga. Yang dapat mendidik isteri dan anak-anak mendalami Islam. Yang mengamalkan hidup penuh kesederhanaan. Karena dunia baginya adalah rumah sementara menuju akherat.

Lelaki idaman senantiasa bersedia menjadi imam. Yang hidup dibawah naungan Al-Quran dan mencontoh sifat Rasulullah. Yang boleh diajak berbincang dan berbicara. Yang menjaga matanya dari berbelanja. Yang sujudnya selalu penuh dengan kesyukuran.

Lelaki idaman tidak pernah menyia-nyiakan waktu. Matanya sayu karena penat membaca. Suaranya lesu karena penat mengaji dan berdzikir. Tidurnya lena dengan cahaya keimanan. Bangunnya subuh penuh kesigapan. Karena sehari lagi usianya bertambah penuh kematangan.

Lelaki idaman senantiasa mengingat mati. Yang baginya hidup di dunia adalah ladang akherat. Yang mana buah kehidupan itu perlu dijaga. Agar berputik tunas yang bakal menjadi bakal yang baik.

Lelaki idaman adalah lelaki yang tidak terpesona dengan buaian dunia. Karena dia memimpikan surga. Disitulah rumah idamannya. Dan dia ingin membawa istrinya bersamanya. Dialah Lelaki Idaman. (NBZ)

***